Untuk itu, Snowden mendesak perusahaan teknologi dunia untuk
mengadopsi metode enkripsi yang lebih baik guna melindungi pengguna
dari pengawasan pemerintah.
Hal itu disampaikan
Snowden dalam telekonferensi melalui video Google+ HangOut dengan
peserta konferensi SXSW di Austin, Texas, Amerika Serikat, dilansir Wall Street Journal, Selasa 11 Maret 2014.
Snowden memperingatkan, jika perusahaan teknologi tak segara
bertindak, dikhawatirkan intelijen akan mengubah program pengawasannya.
"Ada respon kebijakan yang diperlukan, tapi perlu respon teknik juga," ujar Snowden yang berada di Rusia.
Dalam kesempatan
wawancara interaktif melalui Twitter dengan peserta konferensi, Snowden
menegaskan tak kapok membocorkan dokumen rahasia milik NSA.
"Akankah saya melakukannya lagi?, tentu saya iya," tegas Snowden.
Ia mengaku bersumpah mendukung dan membela konstitusi dalam rangka penjaga privasi pengguna internet.
"Saya melihat konstitusi dilanggar dalam skala yang masif," kata dia menegaskan.
Snowden mendesak perusahaan internet harus mengadopsi sistem enkripsi yang dikenal sebagai enkripsi end to end, yang mengacak setiap langkah komunikasi seperti email dari komputer pengirim ke perangkat komputasi penerima.
Dengan meluasnya
penggunaan enkripsi, kata Snowden, akan menyulitkan pemerintah dalam
pengumpulan trafik internet dalam jumlah yang masif, sebab praktik ini
akan terdeteksi.
"Teknologi enkripsi
memiliki potensi menaikkan biaya pengawasan pada titik yang mana
enkripsi tak lagi pantas digunakan secara ekonomi untuk memata-matai
semua orang," jelas Chris Soghoian, advokat privasi American Civil
Liberties Union (ACLU), organisasi non profit yang memperjuangkan hak
dan kebebasan individu AS.
Soghoian berada di panggung SXSW untuk mewawancarai Snowden selama telekonferensi.
































0 thoughts on “Solusi Snowden Lumpuhkan Penyadapan Pemerintah”